Teknologi

Frekuensi RCTI Terbaru

RCTI atau singkatan dari Rajawali Citra Televisi Indonesia ini merupakan stasiun TV swasta pertama muncul di Indonesia. Meski berdatangan banyak pesaing baru namun tetap saja menjadi salah satu yang terbaik sampai saat ini. Maka tak heran kalau banyak orang yang sesegera mungkin mencari kode frekuensi RCTI terbaru ini apabila channel ini menghilang pada parabola.

Dimana channel yang bagian dari MNC Group ini sudah tidak dapat dinikmati secara gratis sejak pertengahan juli 2019.

Awalnya semua siarannya free to air berubah teracak 24 jam. Sebelumnya cuman teracak ketika prime time (sore sampai malam) dan kembali clear pada jam lainnya.

Sekarang cara membuka siaran RCTI yang diacak hanya dengan berlangganan paket Pay TV, namun tidak dengan bisskey maupun kode lainnya.

Akan tetapi, ternyata terdapat 2  televisi berlangganan yang menayangkan RCTI ini secara free to view alias gratis. Itu artinya kita hanya cukup menggunakan receiver khusus dan membeli paket sekali, jadi pengguna bisa menyaksikan RCTI secara gratis.

Yaps, mereka adalah K-Vision dan Nex Parabola, dimana untuk harganya sendiri receiver tak sampai Rp.300.000 melalui online shop dan belum termasuk ongkirnya.

Saat artikel ini ditulis totalnya terdapat 11 transponder dari 6 satelit berbeda yang ditempati pada saluran RCTI ini. Semuanya itu memakai acakan maut seperti Conax, Irdeto, ABV dan Videoguard.

Untuk cara membuka siaran RCTI teracak cukup mudah yakni dengan memakai receiver rekomendasi kemudian membeli paket Pay TV.

Frekuensi RCTI C-Band

Pada pita frekuensi C buat pengguna parabola jaring, untuk saluran TV milik Hary Tanoe ini mayoritas terdapat pada satelit Telkom 4 dan sebagian lagi di Palapa D.

Kami sarankan Anda pilih salah satu yang di Telkom 4 sebab satelit Palapa D akan segera berakhir pada masa orbitnya.

Nama Satelit Frekuensi Posisi Keterangan
Palapa D 3600 V 31000 113.0°E $K Vision, DVB-S2, MPEG-4
Palapa D 4140 V 29900 113.0°E $Nex Parabola, DVB-S2, MPEG-4
Telkom 4 3860 V 31000 113.0°E $K Vision, DVB-S2, MPEG-4
Telkom 4 3860 V 31000 108.0°E $K Vision, DVB-S2, HD MPEG-4
Telkom 4 4034 H 16600 108.0°E $, DVB-S, MPEG-4
Telkom 4 4060 V 31000 108.0°E $K Vision, DVB-S2, MPEG-4
Telkom 4 4109 H 10000 108.0°E $Nusantara HD, DVB-S2, MPEG-4
Telkom 4 4180 V 29800 108.0°E $Nex Parabola, DVB-S2, MPEG-4

Kebanyakan memang telah memakai format video MPEG-4, dan satu-satunya yang masih MPEG-2 terdapat pada transponder MNC Media Palapa D.

Namun, sayang sekali telah teracak Conax, pengguna MPEG2 yang mau menonton RCTI maka harus ganti receiver.

Sedangkan untuk tayangan yang telah berkualitas HD cuma di MNC Vision, dan dimana Pay TV merupakan gabungan dari Indovision, Top TV dan OkeVision

Frekuensi RCTI Ku-Band

Buat pengguna parabola mini bisa menargetkan satelit Telkom 3s, SES 9, Measat 3a maupun Measat 3b dengan melalui jalur Ku-band.

Semua siaran telah memenuhi standar DVB S2 serta memakai format video MPEG-4.

Jadi, perlu diingat yang K-Vision memang terdapat siaran HD tetapi tidak true HD yang super bening.

Nama Satelit Frekuensi Posisi Keterangan
Telkom 3S 12560 H 10000 118.0°E $TransVision, DVB-S2, MPEG-4
SES 9 11921 V 45000 108.2°E $Nex Parabola, DVB-S2, MPEG-4
Measat 3a 12396 H 31000 91.4°E $K Vision, DVB-S2, MPEG-4, HD
Measat 3a 12436 H 31000 91.4°E $K Vision, DVB-S2, MPEG-4
Measat 3b 12643 H 30000 91.5°E $TransVision, DVB-S2, MPEG-4

Akhir Kata

Nah, itulah nomor frekuensi RCTI terbaru baik itu melalui jalur C-band maupun Ku-band.

Informasi ini bisa berubah sewaktu-waktu, untuk itu kami akan sesegera mungkin mengupdate artikel ini ketika terjadi perubahan. Sehingga kami akan berupaya menyajikan data yang selalu uptodate.

Untuk sinyal semua satelit di atas cukup mudah ditangkap dari seluruh wilayah Indonesia yakni, mulai dari Sabang sampai Merauke tanpa harus dish lebar.

Maka kuncinya arah satelit mesti tepat, kemudian geser-geser sedikit sampai mendapatkan kualitas sinyal terbaik. Namun, jika mengalami kesulitan saat melakukan tracking ada baiknya menggunakan jasa teknisi.

Sekian dulu ya, terima kasih!

Leave a Comment