Teknologi

Perbedaan SSD dan HDD

Hai Sobat Tekno! Kali ini Aku mau jelasin mengenai perbedaan SSD dan HDD yang perlu kita pahami. Yuk kita simak ulasan lengkapnya.

Media penyimpanan (hardisk) pada sebuah komponen fatal merupakan hal yang sangat penting buat Anda rawat serta menjaga kesehatannya.

Sebab disanalah letak file-file maupun data pribadi Anda disimpan. Apabila terjadi kerusakan sewaktu-waktu tanpa diduga, maka hal ini tentu saja akan sangat merugikan.

Nah, di akhir-akhir ini pastinya sudah akrab telinga Anda mengenai sebutan SSD. Ya, SSD merupakan singkatan Solid State Drive. Dimana SSD ini adalah sebuah hardisk menggunakan teknologi terbaru dengan mengisi kekurangan dari teknologi yang sebelumnya.

Untuk perbedaannya di antara HDD dan SSD ini pun cukup mendasar.

Pada HDD yakni memakai media piringan cakram dalam penyimpanan data. Akan tetapi, untuk SSD sendiri yakni menggunakan chip memory sebagai penyimpanan datanya.

Nah, hal itu banyak memberikan keuntungan, contohnya  SSD akan lebih tahan terhadap guncangan serta minim panas sebab tidak ada gerakan ataupun gesekan cakram layaknya seperti HDD.

Itulah sedikit gambaran dasar mengenai perbedaan SSD dan HDD. Supaya lebih jelasnya kami menuliskannya menjadi 6 poin penting perbedaan berikut :

Perbedaan SSD Dan HDD

Karena SSD sudah dikembangkan dengan menggunakan flash chip memory, maka tak heran kalau performa dari SSD ini bisa berkali-kali lipat dibandingkan HDD. Hal itu karena tidak memerlukan gerakan kinetis terlebih dahulu.

Sehingga itulah kenapa SSD juga mempunyai harga 2 kali lipat dibandingkan HDD. Namun, itu sih kembali kepada Anda apakah sudah membutuhkan untuk migrasi ke SSD.

 1. Harga

Kalau Anda lihat di marketplace online, untuk mengenai harga SSD dengan ukuran yang sama akan jauh lebih mahal dibandingkan HDD. Misalnya saja, kalau SSD 120 GB dibanderol dengan harga 1 juta rupiah. Maka untuk HDD sendiri Anda boleh mendapatkan 500 GB dengan harga yang sama juga yakni 1 juta rupiah.

2. Bentuk dan Berat

Nah, menurut sisi ukurannya juga jelas lebih berbeda sebab komponen diantara keduanya telah jauh berbeda. Contohnya saja untuk HDD memakai material seperti head, platter dan lainnya yang berakibat pada ukuran serta beratnya.

Akan tetapi, kalau untuk SSD semua material tersebut sudah tidak dipakai lagi. Oleh karena itu, SSD jauh lebih ringan dan lebih kecil jika dibandingkan dengan HDD.

3. Komponen dan Prinsip Kerja

Dari segi teknis, cara kerja HDD ini adalah dengan memutar piringan cakram terlebih dahulu. Setelah itu, lengan pembaca yang mempunyai ujung jarum mengolah datanya. Oleh karena itu, setiap terjadi kegiatan penulisan serta pembacaan maka piringan cakram akan terus berputar.

Akan tetapi, kalau untuk SSD apabila terjadi proses pembacaan serta penulisan maka SSD cuma akan melakukan proses elektrik tanpa adanya proses mekanik seperti HDD yang melakukan gerakan lengan dan piringan.

Kalau SSD sendiri terdiri oleh beberapa komponen-komponen elektronik seperti IC, Micro Chip dan Kapasitor. Jadi boleh dibilang, SSD merupakan versi besar dari FlashDisk.

4. Kecepatan Baca dan Tulis

Setelah kita lihat beberapa perbedaan dari komponen diatas tentu saja sekilas kita sudah dapat menyimpulkan bahwa SSD akan mempunyai performa baca dan tulis yang lebih baik.

Sebab banyak prosedur yang dipotong di SSD ketimbang oleh HDD. Menurut perhitungan SSD akan 8 kali lebih cepat dibandingkan dengan HDD. Maka tak heran kalau waktu proses booting SSD jauh lebih cepat.

5. Efek Yang Ditimbulkan

HDD memakai teknologi gerakan mekanik memutar piringan yang menimbulkan efek berikut :
  • Menghasilkan panas yang berlebih
  • Otomatis memerlukan energi listrik lebih
  • Dalam proses pemutaran piringan menimbulkan suara noise
Sedangkan dengan SSD yang memakai teknologi elektrik menggunakan komponen IC, Microchip maka mempunyai efek berikut :
  • Mempunyai panas yang lebih rendah
  • Untuk konsumsi listriknya lebih ringan
  • Tidak terdapat gerakan mekanik, jadi minim noise

6. Fragmentasi

Pada HDD Anda perlu melakukan fragmentasi secara berkala supaya menjaga performa dari HDD tersebut. Akan tetapi, untuk SSD Anda tak perlu lagi melakukan fragmentasi sebab data disimpan di dalam flash chip akan selalu terjaga performanya.

Oke, sekian dulu pembahasan kita mengenai 6 perbedaan SSD dan HDD yang perlu dipahami, semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda.

Terima kasih!

Leave a Comment